09-Mar-05 14.54
From:+6694080769
Gw mesti bikin TTL low budget buat promote majalah creative idea
‘contagious’. Agak bingung nyerangnya dari mana…

Pikiran gue langsung mundur ke waktu ngasih training
ambience media buat mempersiapkan daun muda.
Seinget gue, TTL cuma bagian kecil dari keseluruhan training.

SMS dari Rangga dan Danny yang lagi bertanding di Pattaya itu
bener-bener bikin gue lemes.
Harapan menang kok jadi makin samar-samar.
Padahal gue pengen banget kalau Indonesia bisa menang.
Belum sekalipun Indonesia menang di Adfest.

Setelah bersms-an ria selama beberapa jam,
akhirnya kita bisa juga chatting pake YM (thanks to Yahoo!).
Jadilah kita bertiga brainstorming online.
Rangga dan Danny di Pattaya, gue di Jakarta.

Sambil chatting, gue ajak anak-anak kreatif di kantor Jakarta
untuk duduk di samping gue. Gue butuh input. Waktu udah mepet.
Jam 10 pagi keesokan harinya karya mereka udah mesti dikumpulin.
Sementara jam 5-an, idenya aja belum dapet.

Tugas yang memakai embel-embel TTL itu
jelas bikin mereka berdua bingung.
Mereka terlatih bikin big campaign.
TV, RADIO, PRINT AD.

Kali ini mereka harus main kecil dan langsung.
Gue mencoba keras memberikan pemahaman kepada mereka
bahwa inti TTL (Through The Line) adalah menggunakan
SEGALA macam media di SEGALA kemungkinan
untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikan.

Jadi sekecil meletakkan subscription form di samping telepon kamar hotel,
bisa jadi luar biasa efek-nya. Tergantung bagaimana kita
mengemas subscription form itu.
Sekecil meletakkan sampling majalah di toilet kamar mandi.
Supaya mereka bisa baca-baca dan langsung isi subscription formnya.

Setelah beres berchatting ria, gue pulang.
Tiba-tiba kepala gue lemes banget.
Serasa gue lagi ikutan bertanding.
Gue aja begini, gimana mereka!

Sebelum tidur, gue senyum-senyum sendiri.
Setelah dipikir-pikir, Daun Muda Indonesia itu imut-imut.
Pastilah mereka mempersiapkan bom dan senjata laras panjang.
Eh… yang diminta pistol air.

Yah begitulah, advertising adalah tentang perubahan.
Bergerak seiring waktu.
Seiring manusia.
Orang iklan harusnya bergerak seirama.

(Buat Rangga dan Danny, wish you all the best.
This time, let’s do it for the nation.)