Pagi ini gue bangun, masih belum nyadar kalau gue udah di KL lagi.
Tiba-tiba aja gue kangen banget sama kampus gue.
Sayang tempatnya jauh banget. Di daerah pegunungan, Bukit Melawati.
Mungkin kalau nanti kerjaan gue udah selesai, gue coba ke sana.

Hari ini semestinya gue deg-degan habis. Karena siang nanti mau review
kerjaan sama 2 CD yang udah langganan menang award internasional.
Tapi gak tau kenapa, gue nyantai aja… Padahal idenya belum mateng-mateng amat.
Mungkin karena gue gak ngerasa ini medan pertarungan gue.
Gue ngerasa, pun sukses di sini, hanya akan bertahan sampai Kamis.
Jum’at gue akan balik ke Jakarta. Medan pertarungan gue yang sebenarnya.
Pikiran yang salah besar! Karena siapa tau… Ah udalah! Jangan dipikirin dulu!

Partner in crime gue, Nik Radzi, pagi-pagi udah telepon.
Dia bilang dia gak bisa tidur semalaman.
Takut dibantai. Padahal semua materi harus selesai hari Selasa.
Gue cuma bisa bilang “Take it easy, you are not alone doing this project.
We are not alone. We gotta do this project together.
You, me and the rest of the team…”

Anyway, kemaren dapet sms dari Mbak JH, kalau radio karya dua anaknya
jadi finalis di Pinashtika Awards. Saingan sama radionya BH dan EJP.
Hm… buah jatuh gak jauh dari pohonnya. Congrats buat Bona dan Rori!
Hoping that your big emak’s passion will transcend to you, all of you and me too 🙂

Pagi-pagi gue udah ke gym, terus makan pagi enak banget,
terus gue udah siap untuk berangkat. Masih ada waktu 1 1/2 jam.
Mungkin gue mau jalan-jalan dulu. Pengen liat buku di Kinokuniya.