Tolong jangan sebut gue
orang iklan, insan periklanan
apalagi praktisi periklanan.

Malu-maluin aja!

Untuk saat ini sebutan itu
bikin gue kayak bukan manusia.
Kayak orang planet.

Gue gak perlu dipuja-puji,
gak perlu disanjung-sanjung.
Apalagi maksa jadi temen.

Gak ada gunanya!

Cuma yang tulus yang gue mau tau.
Yang jujur dan mau kerja keras,
yang gue mau kenal dan temenan.

Turunin kepala loe
kalau mau ngomong sama gue.
Gak usah ngedongak gitu.

Kayak si pongah aja!

Kalau mau belajar,
baiklah kita berdiri sama tinggi
duduk sama rendah.

Loe gak akan gue hormatin
hanya karena loe lebih tua,
lebih kaya, apalagi lebih dewa.

Orang sama-sama makan nasi!

Kalau mau maju,
kita maju sama-sama.
Maju sendiri itu cuma mimpi.

Loe kira hanya karena piala loe
lebih banyak dari gue,
terus gue bakal nurut?

Orang kebetulan aja kok gede kepala!

Iya… kebetulan…
tahun ini menang
tahun depan gak jelas!

Tolong jangan sebut gue
orang iklan, insan periklanan
apalagi praktisi periklanan.