Kepada temanku tersayang, klien.

Selama ini mungkin Anda kesal, bingung dan marah
kepada saya, agency Anda.
Demikian sebaliknya. Saya juga sering kesal, bingung dan marah
dengan Anda, klien saya.

Karenanya saya menuliskan surat ini kepada Anda.
Sekedar menyampaikan apa yang ada di pikiran dan perasaan saya.
Tentang hubungan kita. Tentang saya dan Anda.

Tentang bagaimana saya ingin
agar hubungan agency dan klien bisa menjadi
layaknya pertemanan.

Teman tidak membohongi,
teman tidak menyakiti,
teman tidak menghina,
teman saling menghargai.
Dan teman saling memahami.

Itulah arti pertemanan di manapun.
Di seluruh dunia. Dari masa ke masa.

Kalau saya teman Anda,
apakah Anda akan meninggalkan saya
karena ada teman lain yang lebih menguntungkan?
Apakah Anda akan mengadu saya
dengan 50 teman lain untuk berteman dengan Anda?
Apakah Anda akan meninggalkan saya
ketika saya sedang kesulitan uang?

Demikian sebaliknya.

Apakah saya akan menipu uang
yang Anda percayakan kepada saya?
Apakah saya akan menelantarkan Anda
karena ada teman lain yang lebih kaya?
Apakah saya menganggap remeh dan
memberikan bukan yang terbaik ketika
Anda sedang kesulitan uang?
Apakah saya akan melupakan Anda
ketika saya sedang bergembira?

Mulai sekarang,
terlebih di saat krisis seperti ini,
Anda bukan lagi klien, pasangan atau mitra bisnis saya lagi.
Tapi Anda adalah teman saya.
Dan izinkan saya untuk menjadi teman Anda.

Sampai waktunya nanti,
Insya Allah, kesetiaan kita sebagai teman
akan memperkaya hidup kita.
Bukan sekedar menjadikan kita kaya.

Salam teman,

Glenn Marsalim