Dua minggu Cecil sakit cacar air.
Juli lagi sibuk dengan urusan kantornya.
Dan gue sibuk bantuin agency pitching.
Sementara waktu gak mau berhenti.
Tau-tau udah pertengahan Mei.

Kalau mau ikut CP atau Pinasthika,
iklan harus udah tayang sebelum Juni.

Benar-benar melegakan waktu untuk kedua kalinya
kita review iklan Clue yang baru.
Semua seperti yang kita harapkan.
Efek detail memang masih kurang di sana-sini.
Tapi mood, bau dan bahasa tubuh kota Jakarta sudah mulai tercium.
Ekspresi masih ancur total.
Tapi sepertinya Cecil dan Juli juga sudah menyadarinya.

Memang kali ini, kami jauh lebih ambisius dari kerjaan sebelumnya.
Tetap menggunakan ketrampilan tangan menggambar.
Tapi semua yang tadinya tidak terlihat bahkan terbuang di kota Jakarta
hendak kami angkat dan kami tampilkan dengan cara tersendiri.
Sesuatu yang begitu dekat, begitu sehari-hari, begitu detail sampai ke
bagian-bagian yang dilupakan oleh mata.
“Jakarta banget!” kata teman-teman yang pernah melihatnya.

Persis! Memang ekspresi itulah yang kami harapkan.
Majalah gratis CLUE memang majalah yang membahas
segala sesuatu yang sedang nge-trend di kota Jakarta.

Ingin rasanya, untuk sekali dalam hidup,
menampilkan apa yang selama ini telah membesarkan kami.
Apa yang selama ini telah menaungi kami.
Tribut untuk Kota Jakarta.
Insya Allah. Insya Allah.

Sementara Widarto lagi bantuin kita foto-foto,
iklan Clue yang baru lagi dibenerin.
Doain kita ya teman-teman!

Photobucket - Video and Image Hosting

Photobucket - Video and Image Hosting

BTW, Iklan Coffee Club akhirnya bisa tayang!
Alhamdullilah…